10+ Cara Ampuh Memasarkan Produk di Media Sosial Menjanjikan

5 min read

10+ Cara Ampuh Memasarkan Produk di Media Sosial Menjanjikan
Mari kita pelajari hal terkait Cara Memasarkan Produk Melalui Media Sosial. Pada topik kali ini Benang Inspirasi akan membahas mengenai tips bisnis produk menggunakan media sosial yang sangat menjanjikan. Berbisnis saat ini sangat menguntungkan sekali.
Dengan berbisnis melalui media sosial bisa dikatakan jalan termudah untuk mendapatkan pendapatan tambahan. Mempelajari tips memasarkan produk melalui media sosial sangatlah penting.

Dikarenakan saat ini media sosial merupakan sebuah media yang menjanjikan sebagai bisnis online.

Belajar bisnis menggunakan media sosial sangatlah diperlukan. Berbisnis menggunakan jasa atau produk melalui media sosial sangatlah mudah dan gampang. Karena sekarang ini setiap orang pasti sudah mempunyai akun media sosial.

Media sosial sangatlah berguna jika digunakan sebagai media bisnis. Pada umumnya media sosial dipakai untuk media komunikasi, bersosial, chat, dan hal lain sebagainya. Nah saat ini di media sosial sudah banyak dipergunakan sebagai media untuk memasarkan produk bahkan bisnis apapun itu.

Nah sebelum Anda belajar mengenai bagaimana cara memasarkan produk atau bisnis melalui media sosial. Alangkah baiknya kita mengenal terlebih dahulu apa itu media sosial serta hal lainnya yang berhubungan dengan media sosial itu sendiri.

Yuk kita simak artikel dari Benang Inspirasi dibawah ini dengan seksama ya.

Mengenal Media Sosial

Media sosial (sering disalah tuliskan sebagai sosial media) adalah sebuah media daring, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual.

Pengertian Media Sosial

Beberapa pengertian mengenai media sosial telah dirumuskan oleh berbagai pihak, baik dalam kajian komunikasi maupun kajian lain. Menurut Carr dan Hayes, definisi atau pengertian yang telah dirumuskan seringkali merujuk media sosial pada tiga hal utama, yaitu :

  1. Teknologi digital yang menekankan pada user-generated content atau interaksi.
  2. Karakteristik media.
  3. Jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan lain-lain sebagai contoh model interaksi.

Beragamnya pengertian tentang media sosial menimbulkan beragamnya konotasi sebuah konsep yang membuat semakin sulit untuk menciptakan pemahaman yang dapat digunakan sebagai panduan dalam teori maupun penelitian.

Lebih lanjut mereka menyatakan bahwa berbagai definisi media sosial yang ada saat ini begitu luas. Hal ini menunjukkan adanya kompleksitas, titik perhatian, serta kemampuannya diterapkan di luar disipilin ilmu yang dimiliki.

Apa Saja yang Termasuk Media Sosial?

Berikut ini adalah 12 jenis jejaring sosial / media sosial yang banyak digunakan oleh masyarakat seluruh dunia bahkan di negara Indonesia ini yaitu:

  1. Facebook
  2. Twitter
  3. WhatsApp
  4. Instagram
  5. LinkedIn
  6. Pinterest
  7. Flickr
  8. Foursquare
  9. Path
  10. Youtube
  11. Google+
  12. YahooMail

Sepertinya sudah cukup jauh nih mengenai media sosial serta yang termasuk dari jenis jejaring media sosial itu sendiri.

Oia bagi Anda yang memiliki usaha atau bisnis produk makanan dan ingin mengoptimasi menggunakan internet atau media online. Anda bisa membaca artikel berikut ini Cara Memasarkan Produk Makanan melalui media online yang menjanjikan.

Pada pembahasan selanjutnya kita langsung memberikan topik mengenai bagaimana cara memasarkan produk melalui media sosial yang efektif dan jitu. Yuk simak rangkumannya dibawah ini ya.

Tips Cara Memasarkan Produk di Media Sosial

Cara Ampuh Memasarkan Produk di Media Sosial Menjanjikan

Perlu diketahui terdapat tips dan cara mudah didalam memasarkan produk melalui media sosial yang efektif dan terbukti ampuh banget. Tentunya dengan mengetahui cara ini bisa memberikan hasil yang menguntungkan dan beromzet yang menjanjikan banget deh untuk bisnis Anda.

 

Cara Memasarkan Produk di Media Sosial

Berikut tips cara memasarkan produk melalui media sosial secara efektif dan benar.

 

Amati Tiru dan Modifikasi

Kamu bisa belajar dari mereka yang sudah sukses berjualan lewat media sosial. Langkah pertama, jika kamu belum mengerti sama sekali, coba kamu cari teman kamu yang sudah memiliki pengalaman atau cari teman kamu yang selalu menawarkan produk mereka lewat media sosial.
Coba perhatikan bagaimana cara mereka update status, bagaimana cara mereka menawarkan produk. Langkah seperti ini dapat membuat kamu lebih cepat mendapatkan gambaran bagaimana sih sebenarnya jualan lewat media sosial.
Kamu bisa menilai dan memilih teknik yang paling tepat ketika memasarkan produk lewat media sosial.

Temukan Metode dan Produk Terbaik

Biasanya para pemula cenderung mencoba untuk meniru gaya marketing e-commerce, menjual aneka produk. Cara ini belum tentu bisa kamu tiru pada saat baru mulai belajar. Lebih baik coba fokus terlebih dahulu, jual produk yang benar – benar kamu kuasai.
Fokus pada beberapa produk atau satu produk saja dapat membuat kamu lebih menguasai tentang produk tersebut. Kamu bisa menjelaskan ke konsumen dengan baik, kamu bisa mengatur manajemen produk kamu dengan baik. Hal ini dapat membuat bisnis kamu cepat berkembang.
Setelah bisnis kamu sukses, kemampuan marketing-pun akan meningkat, kamu bisa menambah relasi, karyawan, memperbanyak produksi, menambah jenis produk yang ingin kamu tawarkan dan lain – lain.

Melakukan Riset Pasar dan Produk

Apapun jenis produk yang kamu tawarkan haruslah ada target marketnya. Nah riset bertujuan untuk menemukan itu. Kamu harus bisa menemukan produk yang mampu laris di pasaran.

Tentukan Strategi

Strategi bisa dianggap sangat luas karena mencakup berbagai hal dari teknik promosi hingga jenis bungkusan. Kamu harus benar-benar memikirkan hal ini sehingga target pasarmu bisa mengerti apa yang sedang kamu lakukan.

Penentuan strategi pemasaran di media sosial juga membantumu untuk menentukan besarnya anggaran promosi. Apakah kamu akan melakukan paid promote? Berapa kali dalam seminggu? Pertanyaan-pertanyaan semacam itu harus dijawab dalam penentuan strategi.

Selain itu kamu juga harus mulai memikirkan kelebihan-kelebihan produkmu dan cara memasarkannya di sosial media. Apakah dalam bentuk teks informatif, video, foto, atau kuis online?

Setiap sosial media tentu memiliki fiturnya masing-masing dan kamu hanya perlu memanfaatkannya sesuai kebutuhan. Pada tahap ini juga kamu harus mulai memetakan apakah sebaiknya kamu menggunakan teknik pemasaran soft selling atau hard selling.

 

Fokus dan Konsisten

Sebagai pebisnis, merupakan keharusan buatmu untuk fokus dan konsisten. Dengan strategi yang sudah kamu buat, konsistenlah untuk menerapkan strategi-strategi tersebut. Segala rencana yang telah kamu susun sedemikian rupa harus kamu terapkan dengan rapi dan fokus.

Jangan sampai ada yang kececer. Selain itu, ketika kamu sudah memilih satu atau beberapa sosial media dan memiliki akun di sana, konsistenlah untuk menggunakannya setiap hari.

Jangan vakum terlalu lama seperti feeds yang kosong pada tanggal tertentu, dan lain-lain.  Contoh, ketika kamu sedang menjual aneka kue, kamu harus fokus dan konsisten mengunggah foto-foto cupcake atau informasi seputar cupcake di feeds sosial mediamu.

Buatlah kesan ke konsumen bahwa kamu selalu update pada jam tertentu. Buatlah mereka paham dan mengingat jadwal unggahan, bukan karena informasi yang kamu berikan namun karena konsistensimu dalam meng-update setiap hari di waktu yang sama.

 

Followers Cukup Berpengaruh

Ketika kamu memilih sosial media sebagai sarana promosi jangan sekali-kali mengabaikan jumlah followers, likes, dan komen. Mau tidak mau, kamu harus mengakui bahwa statistik sepele itu penting dalam meningkatkan trust konsumen kepada akun sosial mediamu.

Semakin banyak followers yang kamu punya, semakin kredibel dan bermutu akun sosial mediamu. Lakukanlah usaha-usaha yang bisa menarik jumlah follower seperti melakukan paid promote atau menginformasikan secara terus-menerus akun sosial mediamu.

 

Pilih Platform yang Tepat

Memilih jenis sosial media yang tepat untuk memasarkan produkmu adalah hal yang krusial. Masing-masing media sosial memiliki batasan dan kelebihannya masing-masing. Dalam hal memilih sosial media, perhatikan perilaku konsumen.
Apakah mereka lebih banyak menggunakan Facebook atau Instagram? Lakukan research kecil-kecilan untuk menentukan platform mana yang lebih sering digunakan oleh pelanggan.  Selain itu, kamu mungkin bisa menggabungkan semua sosial media menjadi satu kesatuan.
Kamu melakukan promosi di Facebook, menyebarkan foto dan video di Instagram, dan melakukan komunikasi personal melalui WA agar terkesan lebih terpercaya. Namun, teknik itu tetap memiliki kelemahan karena pelanggan mungkin bingung terhadap cara promosimu.
Adalah tugasmu untuk menentukan pemilihan platform, menggabungnya, atau tetap fokus pada satu jenis sosial media saja.

Ikatan dengan Audience

Sosial media harus, dan tentunya menjadi sosial. Kata sosial menjurus pada interaksi yang terjadi secara terus menerus atau berlanjut dalam waktu yang lama. Akun bisnis atau sosial media yang digunakan untuk usaha harus bersifat interaktif.
Untuk meningkatkan kapabilitas sosial, kamu harus membuat interaksi dengan audience.  Buatlah konten yang memang ingin dibaca oleh orang, tanyakan pertanyaan, repost dan berikanlah komentar pada post pengguna lain.
Pikirkanlah kira-kira apa yang diperlukan audience-mu sehingga mereka betah dan suka konten-kontenmu. Selain itu, dengan melakukan berbagai interaksi, akan memperkuat hubungan kamu dan konsumen.

Jangan Berlebihan Melakukan Promote!

Promosi di sosial media dengan harga yang murah bukan berarti harus melakukan promosi produk secara terus-menerus ya, Toppers. Jebakan yang sering kali membuat bisnis gagal adalah dengan menggunakan sosial media sebagai regular advertising.
Janganlah melakukan promosi di setiap postingan kamu karena hal itu bisa membuat follower atau konsumen menjadi muak dan tidak simpati.
Melakukan promosi wajar namun dalam rentang waktu yang tidak terlalu mepet. Mungkin kamu bisa menerapkan beberapa taktik seperti one-in-seven. One-in-seven berarti melakukan sekali promosi dan enam update konten seputar informasi unik, informasi menarik, atau konten-konten di luar promosi produkmu.
Sebenarnya, kamu tidak harus menghindari penyebutan brand produkmu di setiap postingan, hanya saja berhati-hatilah agar kamu tidak terkesan over-promote.

Bangun Komunitas

Ini adalah cara yang mungkin bisa kamu lakukan sekaligus meningkatkan follower tanpa paksaan. Membangun komunitas sangatlah penting karena kamu berusaha membuat kumpulan orang-orang yang suka, setia, dan tertarik dengan konten-kontenmu.
Orang-orang bisa me-repost konten, menjadi pelanggan, atau tanpa sadar melakukan word of mouth tentang produk-produkmu lho.
Bagi Anda nih yang tertarik bermain di dunia Saham. Anda bisa membaca informasinya di Benang Inspirasi ini. Silahkan berkunjung saja di artikel Strategi Cara Belajar Saham Pemula yang bisa Anda pelajari dan baca dengan seksama.

Penutup Cara Memasarkan Produk di Media Sosial

Sekian deh artikel seputar dunia bisnis dari Benang Inspirasi yang berjudulkan tentang Cara Memasarkan Produk di Media Sosial.

Semoga dengan adanya pembahasan pada artikel tips bisnis ini mampu memberikan informasi yang bermanfaat, menguntungkan dan mampu menjadikan bisnis Anda lebih baik lagi.

Maka dari itu banyaklah belajar mengenai tips bisnis menjualkan produk dengan media sosial ini dengan baik dan benar. Yang pada akhirnya akan memberikan keuntungan dan omzet yang baik untuk bisnis dan usaha Anda semuanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!